Menurut Kantor Berita ABNA, Pemerintah Iran mengumumkan hari berkabung nasional pada Rabu (6/3) untuk menghormati rakyat Venezuela yang sedang berduka atas kepergian Presiden Hugo Chavez.
Situs resmi presiden Iran melaporkan, sidang kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad menetapkan hari berkabung nasional selama satu hari pada Rabu untuk mengapresiasi perjuangan Hugo Chavez dan menghormati rakyat Venezuela.
Kematian Chavez memicu kesedihan mendalam bagi warga di Venezuela. Ribuan orang di negara itu turun ke jalan-jalan, memanggil namanya. Dia menghembuskan nafas terakhir pada hari Selasa (5/3) setelah diberitakan menderita penyakit paru-paru dan kanker.
Pemerintah Venezuela mengundang para pemimpin negara sahabat untuk menghadiri upacara pemakaman yang akan digelar pada hari Jumat di negara itu.
Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh ada andil dari "musuh imperialis" mereka, yaitu Amerika Serikat, dan kelompok oposisi di dalam negeri dalam kematian Presiden Hugo Chavez. Maka itu, dia pun mengusir beberapa diplomat AS yang dituduh telah mengancam keamanan negara tersebut.
Sementara itu Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atau kepergian Hugo Chavez, seraya menyatakan, "Chavez tidak akan pernah mati, semangat dan pemikirannya akan selalu hidup dalam jiwa bangsa-bangsa, serta akan abadi dalam sejarah."
Hal itu dikemukakan Ahmadinejad Jumat (8/3) setibanya di bandara internasional Caracas, untuk menghadiri acara pemakaman mendiang Hugo Chavez. Ditambahkannya, "Chavez adalah manifestasi semangat tuntutan kebebasan dan keadilan bangsa-bangsa Amerika Latin. Dia adalah sosok manusia besar yang lahir di jantung bangsa-bangsa regional dan mampu mengembalikan identitas sejati bangsa-bangsa Amerika Latin."
"Kehilangan manusia besar yang merupakan sahabat karib semua bangsa, sangat menyedihkan bagi saya dan seperti kehilangan seorang saudara yang penuh kasih sayang, pemberani dan bijak," tambah Ahmadinejad.
Presiden Iran juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh bangsa Amerika Latin dan menyatakan, "Mari kita berjanji untuk berusaha mewujudkan cita-cita manusia besar ini."